tanpa sengaja aku terperangkap oleh pikirku sendiri..
,ingin sejenak lepas dari belenggu keraguan ini
biar terpeluk oleh waktu ku kan melaju
tuntunlah aku menuju terebah di bahu nyaman dan hangat itu
tuk sejenak melepas hingar yang makin menjadi
kutatih tetap berjalan
meski aku mulai mengerti dan memahami
namun aku merasa lelah
lelah dengan semua yang kucoba lepaskan
resah menanti jawab asaku
yang tak lagi bersedia mendekat dengan segera
dan ku tak kuasa memilih...
tuk membuatmu tertikam pahit
yang mungkin sulit terjangkau oleh pulih
ya...
memang aku tak sekuat tegarnya merapi di ujung pandangku itu
tapi aku kan tetap bertahan dengan seutuh jiwa
jiwa yang pernah lapuk oleh kepedihan yang dalam
yang masih mampu bangkit saat duka itu melepasku
biar kembali aku bebas merengkuhnya...
kasih yang tertutur lewat sebuah perhatian yang manis...
,,,untukmu yang
Hei....ternyata kau punya blog juga?? izin nge-link yupz...
BalasHapusbagus..
BalasHapussalam kenal..
http://kanvasmaya.wordpress.com/
Wah...Bukankah pilian sebuah keseimbangan dlm melnjutkan hidup?terjebak dalam pilian adlah suatu kewajaran.dimana memilih menjadi jalan terbaek.Berbahagialah karena masih ada pilian dalam hidup.Berati masih banyak perhatian di sekitarmu.....gudlak..en wi nid mirakel on aue laif... cayaooo
BalasHapus